• Follow us

Indonesia

'Ih kalian bau' dan tudingan tukang minum: Mahasiswa Papua bicara soal rasialisme

Sejumlah mahasiswa Papua yang tengah menimba ilmu di Jakarta bercerita mengenai perlakuan rasialisme dan merendahkan yang sering mereka alami.

Salah seorang di antara mereka adalah Tasya Marian. Dari Wamena, sebuah kota yang terletak di pedalaman pegunungan Papua, ia pindah ke Jakarta demi menimba ilmu menjadi seorang pengacara.

Tekadnya bulat karena yakin bersekolah di Pulau Jawa akan membantunya lebih fokus mengejar mimpinya. Di Papua, kata Tasya, warga terus dihadapkan dengan berbagai masalah.

Perempuan berusia 22 tahun itu kemudian masuk ke sebuah perguruan tinggi swasta di Jakarta Selatan tempat dia menempuh studi pada jurusan hukum pidana.

"Dengan itu (saya) bisa menyelesaikan kasus-kasus yang selalu terjadi di Papua," ujar Tasya.

Mahasiswa lain, juga dari Wamena, Priska Mulait memutuskan kuliah bisnis di Jakarta demi apa yang ia sebut membangun tanah Papua.

Media playback tidak ada di perangkat Anda

"Di Papua itu banyak emas, minyak, dan sebagainya. Itu bukan kami orang Papua yang olah. Sa (saya) ingin jika sa sudah selesai dan saya jadi manusia, sa ingin sa sendiri yang mengelolanya," ujar perempuan berusia 20 tahun itu yang menggunakan kata 'Sa' yang berarti 'Saya'.

"Ih kalian bau"

Namun, Tasya dan Priska mengatakan, apa yang mereka alami di Jakarta tidak diduga sebelumnya.

Tasya menceritakan pengalamannya kesulitan mencari kamar kos.

"Ada tulisan kos-kosan, tapi mereka tidak terima saya. Mereka bilang kos-kosannya sudah penuh dan tidak bisa mereka terima orang Papua," kata Tasya.

Ia akhirnya tinggal di sebuah kontrakan di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, bersama Priska dan sejumlah mahasiswa asal Papua lainnya.

Tak sampai di situ, Tasya mengatakan ada sebuah toko di sisi kontrakannya yang enggan melayani mereka dengan baik, meski ada pula toko yang melayani mereka.

Hal itu terjadi saat mereka hendak memasang kompor gas namun petugas toko itu menolak.

"(Mereka bilang) 'Ih (kalian) bau, kami tidak bisa ke sana'. 'Kami tidak bisa injak kalian punya kontrakan'," ujar Tasya meniru ucapan petugas toko.

Pada awal perkuliahan, Tasya mengatakan ia juga menyaksikan teman-teman kuliahnya yang menutup hidung ketika mahasiswa Papua lewat.

Beberapa mahasiswa non-Papua serta dosen, kata Tasya, pun pernah bertanya langsung kepadanya mengenai hal itu.

"Kata dosen, 'Kalian dari Papua suka makan babi mentah ya?' Saya bilang, 'Ibu kalimat itu tidak benar, kami tidak makan mentah tapi kami masak dulu'," ujar Tasya.

Priska mengatakan dia sudah membuka diri untuk berteman dengan mahasiswa-mahasiswa non-Papua, tapi menurutnya, hal tersebut tidak terlalu membuahkan hasil.

Perlakuan yang mereka alami, membuat mahasiswa Papua cenderung berkumpul dengan mahasiswa Papua lainnya.

'Framing tentang mahasiswa Papua salah besar'

Iswahyudi -Warga Tangerang

Iswahyudi, 19, yang merupakan warga asli Tangerang, menceritakan kenangan manisnya bertetangga dengan pelajar Papua yang mengontrak rumah di samping kediamannya, beberapa tahun lalu.

Meski awalnya sempat merasa asing dengan mahasiswa Papua, Iswahyudi mengatakan lambat laun warga dan mahasiswa tersebut dapat berbaur dengan baik.

"Kalau ada demo masak, yang (mahasiswa) perempuan ikut. Dulu anak-anak kecil sepantar saya boleh masuk ke dalam kontrakan mereka," ujar Iswahyudi.

Ia menambahkan banyak pula anak-anak yang minta diajarkan mata pelajaran sekolah oleh para mahasiswa di sana.

"Ternyata framing Papua oleh orang-orang yang nggak bertanggung jawab itu salah besar," ujarnya.

Iswahyudi yang tengah berkuliah di Malang, Jawa Timur, mengatakan dirinya memiliki banyak teman-teman dari Papua yang, katanya, asyik diajak bergaul.

"Yang jelas menghargai perbedaan itu penting," pungkasnya.

Masih hadapi stigma

Mahasiswa lainnya, Albert Mungguar, mengaku masih sering menghadapi stigma dari masyarakat.

"Stigmanya mahasiswa Papua itu tukang minum, padahal itu tidak tepat. Stigma itu masih sering dipakai masyarakat Indonesia," ujarnya.

Priska Mulait mengatakan mahasiswa Papua juga dicap stigma tukang ribut, hal yang menurutnya tidak tepat.

"Kami tidak seperti begitu. Tapi, karena beberapa orang (berbuat begitu) sehingga kami kena (stigma) semuanya," kata Priska.

Albert menambahkan mahasiswa Papua kerap berurusan dengan pihak aparat keamanan akibat aksi yang mereka lakukan.

Ia sendiri pernah ditangkap oleh pihak kepolisian sebanyak tiga kali saat melakukan aksi, meski kemudian dilepaskan.

'Mahasiswa Papua tidak mengganggu'

Nia dan Narso-pedagang di sekitar asrama Papua Bandung

Nia merasa hubungan dengan mahasiswa Papua saat ini baik-baik saja. Hal itu berbeda dibandingkan masa lalu, di mana pernah terjadi kasus pembunuhan terhadap dua mahasiswa Papua oleh rekan mereka sendiri di tahun 2012.

"Baik-baik aja, ramah-ramah aja. Biasa kalau lagi mabuk juga yang sekarang mah gak meresahkan. Ribut juga sesama temannya, tidak mengganggu warga sekitar," ungkap Nia kepada Julia Alazka untuk BBC Indonesia.

"Dulu mah meresahkan, katanya nganjuk (ngutang), bayarnya kapan. Sekarang mah pada baik-baik, nggak begitu meresahkan," pungkas Nia.

Narso, penjual tanaman hias di depan asrama Papua, mengatakan hal senada.

"Hubungan biasa-biasa aja sih, baik-baik aja. Nggak mengganggu, nggak apa," katanya.

Ujaran rasialisme menjadi simbol perlawanan

Insiden penangkapan yang dilaporkan di Surabaya juga diduga disertai ungkapan bernada rasial kepada 43 mahasiswa Papua di Surabaya telah menjadikan apa yang disebut Albert sebagai simbol perlawanan masyarakat Papua.

Setelah insiden di Surabaya pada tanggal 17 Agustus 2019, aksi warga Papua yang menolak rasialisme menyebar di sejumlah daerah di Papua dan Papua Barat.

Di Manokwari, Sorong, dan Timika, aksi sempat berakhir rusuh dengan pembakaran sejumlah bangunan dan perusakan fasilitas umum.

Di Fakfak, aksi juga diikuti dengan pengibaran bendera bintang kejora, peristiwa yang berlanjut dengan bentrokan antar masyarakat.

Desi Siep, mahasiswi baru jurusan ilmu keperawatan asal Wamena di Jakarta, mengatakan ujaran rasis tersebut sangat menyakiti hati orang Papua.

Perempuan berusia 18 tahun ini mengatakan peristiwa itu membuatnya tidak kerasan tinggal di Jakarta meski baru dua minggu tinggal di ibukota.

"Yang jelas marah karena sa sebagai orang Papua.... Kenapa dong bisa bilang kita monyet? Kita semua kan keluar dari rahim ibu," katanya.

Menurut Albert Mungguar, permintaan presiden untuk memberi maaf atas kejadian ini, menurut Albert sangat tidak masuk akal.

Ia menuntut pemerintah untuk memberi sanksi yang tegas pada semua pihak yang terlibat dalam dugaan aksi diskriminasi pada mahasiswa Papua.

"Semua oknum yang terlibat saat pengepungan asrama harus bertanggung jawab atas insiden itu," ujar Albert.

"Kami membutuhkan intervensi internasional untuk menyelesaikan diskriminasi rasial yang terjadi."

'Perlu interaksi intens'

Hotman Siahaan - Sosiolog Universitas Airlangga

Hotman mengatakan tidak semua masyarakat menentang keberadaan mahasiswa Papua.

Banyak pula, kata Hotman, mahasiswa Papua yang bergaul akrab dengan masyarakat sekitarnya di perantauan.

Prasangka terhadap orang baru yang berbeda memang kerap timbul di benak orang-orang, ujar Hotman.

Namun, Hotman mengatakan, prasangka bisa hilang apabila warga asli dan pendatang baru sama-sama berupaya untuk membangun interaksi yang intens.

"Masyarakat lokal harus menerima dan masyarakat Papua harus mampu membangun komunikasi," ujarnya.

Read More



Leave A Comment

More News

BBCIndonesia.com | Berita

Bencana nuklir Fukushima: Eksekutif perusahaan dinyatakan tidak bersalah 2019-09-19 07:04:44Pengadilan Tokyo menyatakan tiga eksekutif perusahaan tidak terbukti melakukan kelalaian profesional sehingga menyebabkan warga meninggal dan terluka

Hukuman cambuk di Banda Aceh pertama kali digelar 2019-09-19 05:56:33Untuk pertama kalinya, penyelenggaraan hukuman cambuk di Banda Aceh, Provinsi Aceh, dilaksanakan di luar pekarangan Masjid Raya Baiturrahman, pada Kam

Perubahan iklim: Apakah negara-negara kepulauan kecil di Pasifik 2019-09-19 05:35:07Akibat perubahan iklim, muncul pengungsi yang negara asalnya tenggelam, bukan hancur karena perang. Walau persoalan global ini terus memburuk, tapi so

Pemadam kebakaran Palangkaraya: 'Sumber air kering sementara api 2019-09-19 03:44:34Pemadam kebakaran di Palangkaraya, Kalimantan Tengah mengaku kesulitan redakan api karena musim kemarau membuat sumber air mengering, sementara titik

Cara BAB Anda sudah tepat? Ini cara BAB 2019-09-19 03:12:56Kloset duduk dianggap sebagai perlambang peradaban Eropa. Namun, buang air besar (BAB) pada perangkat porselen itu bukanlah yang paling efisien atau p

Liga Primer: Apa hubungan konfrontasi Arab Saudi dan 2019-09-19 01:51:51Organisasi olah raga memerintahkan Arab Saudi untuk berhenti "memberikan platform bagi pembajakan" di tengah-tengah krisis diplomatik antara Arab Sa

Pesawat hasilkan banyak polusi udara, haruskah orang yang 2019-09-19 00:48:01Gerakan mempermalukan orang yang naik pesawat adalah tentang merasa bertanggung jawab atas jejak karbon Anda - juga tentang menemukan kembali kegembir

Kebakaran hutan di Kalimantan meluas, orang utan terserang 2019-09-19 00:36:13Kebakaran hutan yang semakin meluas di Kalimantan tidak hanya berdampak pada manusia, tapi juga orang utan yang ikut terserang infeksi saluran pernapa

Tersangka kasus suap KONI, Menpora Imam Nahrawi sampaikan 2019-09-19 00:00:09Menteri Pemuda dan Olah raga, Imam Nahrawi, telah menyampaikan surat pengunduran diri kepada Presiden Joko Widodo sehari setelah Komisi Pemberantasan

Kebakaran hutan: Nasib para pelajar Malaysia dan Indonesia 2019-09-18 23:09:22Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan berdampak terhadap para pelajar di Malaysia dan Indonesia. Di Malaysia, sebagian sekolah diliburkan karena

Vaginismus: 'Tubuh saya tidak mengizinkan saya berhubungan seksual' 2019-09-18 21:56:16Vaginismus adalah gangguan nyeri seksual di mana wanita mengalami pengetatan otot di sekitar vagina setiap kali penetrasi dilakukan. Sedikit yang tahu

Arab Saudi: Puing-puing senjata 'membuktikan Iran berada di 2019-09-18 20:59:04Arab Saudi menyebut sisa-sisa rudal dan pesawat nirawak membuktikan asal serangan bukan berasal dari Yaman

Republika Online RSS Feed

Wapres Terpilih Ma'ruf Amin Shalat Jumat di Tajug New! 2019-09-20 05:09:52REPUBLIKA.CO.ID, PURWAKARTA -- Wakil Presiden terpilih Ma'ruf Amin melaksanakan shalat Jumat di Tajug Gede Cilodong, Kecamatan Bungursari, Kabup

Dompet Dhuafa: 24.589 Kasus ISPA di Riau New! 2019-09-20 05:04:40REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lembaga filantropi Dompet Dhuafa, menyebut, jumlah kasus Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di Provinsi Riau seja

Ponpes Darunnajah Dukung Pengesahan RUU Pesantren New! 2019-09-20 05:00:00REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Manshur Darunnajah Cabang 3 Banten, Busthomi Ibrohim, mengatakan Ponpes D

Fungsionaris Golkar Sayangkan Raihan Suara Partai New! 2019-09-20 05:00:00REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Fungsionaris DPP Partai Golkar Mirwan Bz Vauly menyayangkan turunnya perolehan suara kursi di semua tingkatan. Padahal, saa

Polda Jatim Kontak KBRI Australia Bahas Kasus Veronica New! 2019-09-20 04:56:56REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan pihaknya telah berkomunikasi dengan Kedutaan Besar Republik Indones

BPJS Ketenagakerjaan Raih Penghargaan Revolusi Mental New! 2019-09-20 04:56:54REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK) kembali mendapatkan penghargaan revolusi mental award kategori khusus atas Aplikasi Rev

2.402 Warga Telah Mendapatkan Kompensasi dari Pertamina New! 2019-09-20 04:56:28REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) menyatakan sebanyak 10.271 warga terdampak telah terverifik

Penutupan Sumur yang Bocor Masuki Fase Krusial New! 2019-09-20 04:52:58REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pertamina optimistis kebocoran minyak pada sumur YYA-1 yang dikelola Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (

Anthony Ginting Melaju Ke Semifinal China Open 2019 New! 2019-09-20 04:50:10REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Juara bertahan tunggal putra China Open tahun lalu, Anthony Sinisuka Ginting melaju ke babak semifinal China Open 201

Imam Nahrawi Terjerat Dana Hibah New! 2019-09-20 04:47:37REPUBLIKA.CO.ID, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebagai tersangka kasus suap terkait Penyalura

Sudirman Pelatih Sementara Persija, Ismed Asisten Pelatih New! 2019-09-20 04:44:43REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Persija Jakarta resmi menunjuk Sudirman sebagai pelatih sementara mengisi posisi Julio Banuelos yang lowong. Sebelumn

Hotel, Resto, dan Ritel di Bali akan Didiskon New! 2019-09-20 04:43:02REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR -- Pengusaha hotel, restoran, dan ritel di Bali akan menawarkan diskon besar-besaran mulai Oktober 2019. Pesta diskon itu me

NASIONAL

Tujuh Warga Disabilitas di Cimahi Bakal Dapat Kaki New! 2019-09-20 04:31:00 Secara bergiliran mereka melakukan pengukuran dan pembuatan cetakan untuk kaki maupun tangan palsu menggunakan bahan gips.

Tujuh Perguruan Tinggi Swasta Bersinergi Terapkan Perkuliahan Jarak New! 2019-09-20 04:01:00 Tujuh perguruan tinggi swasta (PTS) di Jawa Barat menjalin kerja sama untuk penerapan PJJ ini agar bisa menjalankannya PJJ dengan lebih luas dan

Eco Camp Bandung , Menyemai Benih Kesadaran Ekologis New! 2019-09-20 02:54:00 Kepada para peserta pelatihan, konsep pelestarian lingkungan secara berkelanjutan disajikan sebagai bagian dari hidup keseharian.

Semester I 2019, KPK Selamatkan Keuangan Daerah Rp New! 2019-09-20 01:57:00 "Itu hasil intervensi KPK terkait penagihan piutang pajak daerah Rp18,8 triliun, penyelamatan aset pemerintah daerah yang dikuasai pihak ketiga Rp 6

Penanganan Tumpahan Minyak di Lepas Laut Karawang Terus New! 2019-09-20 01:09:12 PHE ONJW memprioritaskan penanganan insiden Sumur YYA  yang berlokasi di Lepas Laut  Karawang. 

Jadi Saksi, Ahmad Heryawan Kembali Dipanggil KPK New! 2019-09-20 00:21:00 Aher dijadwalkan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa (IWK).

Forestra, Sajian Orkestra di Tengah Hutan Pinus New! 2019-09-19 23:59:00 Selain menawarkan alunan musik kolaborasi Erwin Gutawa dan Jay Subiakto, acara yang diselenggarakan di Lembang ini dimeriahkan sejumlah musisi ternam

Kasus Perbuatan Tidak Senonoh, Oknum Terduga Bukan PNS New! 2019-09-19 23:54:26 Kepala Bidang Pengembangan dan Karir BKD Provinsi Jabar Dedi Mulyadi mengatakan, pihaknya melalui sistem deteksi wajah telah membandingkan oknum ters

Final Piala Wali Kota Bandung 2019, Velocitas Akan New! 2019-09-19 23:39:00 Tim putra Velocitas dipastikan akan bertemu Futsal Ekuitas pada Final Piala Wali Kota Bandung 2019 di lapangan Queen, Jalan Brigjen Katamso, Sabtu, 2

Perhelatan Young Scientist Competition ke-7 New! 2019-09-19 23:01:03 Ajang Young Scientist Competition (YSC) kembali digelar. Perhelatan ke-7 ini akan berlangsung selama dua hari, mulai 18 - 19 September 2019.

Anak Jadi Korban Pembunuhan, Bapaknya Ikut Meninggal 2019-09-19 12:57:00 Toyo Kustoyo (48) kakak ipar korban yang ikut mengantar jenazah untuk diautopsi ke Rumah Sakit  Bhayangkari Bandung, berharap kepada pihak

Tiga Tahun Pascabanjir Bandang Cimanuk, 80 KK Belum 2019-09-19 12:23:00 Cicih mengaku cukup nyaman dengan tinggal di rumah relokasi yang ditempatinya saat ini. Selain aman, di sini juga ia tinggal bersama puluhan korba ba

Waspada Online

Pesan Gubsu: Jangan Ingkari Sumpah Pelantikan New! 2019-09-20 04:29:01MEDAN, Waspada.co.id – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Edy Rahmayadi, melantik Bupati Labuhanbatu Andi Suhaimi Dalimunthe dan Bupati Asahan H S

Legenda Barca: Ada Ansu Fati, Tidak Butuh Neymar New! 2019-09-20 03:17:31BARCELONA, Waspada.co.id – Legenda Barcelona, Rivaldo, mengatakan mantan klubnya tidak perlu membawa pulang Neymar dari Paris Saint-Germain (PSG

Wali Kota Banda Aceh Buka UMKM Expo New! 2019-09-20 02:44:05BANDA ACEH, Waspada.co.id – Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman membuka pameran UMKM Expo 2019 di Taman Bustanussalatin, Jumat (20/9) sore. Pa

Pakar Hukum: Revisi UU Untuk Kembalikan Jati Diri New! 2019-09-20 02:23:20JAKARTA, Waspada.co.id – Sejumlah pakar dan praktisi hukum menilai revisi UU KPK dapat menjadikan lembaga antirusuah ini semakin baik. Selain it

Menakar Peluang Gibran Rakabuming Maju Pilwalkot Solo New! 2019-09-20 02:22:46  PUTRA sulung Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming, mendatangi rumah dinas Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo. Dalam pertemuan itu, Rudy mengata

MK Siap Sidangkan Uji Materi UU KPK Yang New! 2019-09-20 02:22:16JAKARTA, Waspada.co.id – Mahkamah Konstitusi (MK) siap menerima gugatan uji materi atau judicial review Undang-undang KPK yang baru. “Poko

KPK: Koruptor Diperlakukan Sama dengan Pencuri Sandal Enggak New! 2019-09-20 02:07:10  JAKARTA – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode M Syarif mengkritisi revisi terhadap Undang-undang ‎Pemasyarakatan ya

Fahri Hamzah Heran KPK Tetapkan Tersangka padahal Sudah New! 2019-09-20 02:01:48  JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah mengaku heran dengan sikap pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang baru saja menetapk

Menteri Berasal dari Parpol Harus Loyal ke Presiden, New! 2019-09-20 02:00:54  JAKARTA – Pengamat Politik dan Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago mengingatkan Presiden terp

2 Jambret Babak Belur Dihakimi Warga New! 2019-09-20 01:24:07MEDAN, Waspada.co.id – Dua pelaku jambret ditangkap dan diamuk massa usai merampas handphone milik Anggi Lestari di Pasar XII, Jalan Pendidikan,

Wagub Ingin Direksi BUMD Serius Majukan Perusahaan 2019-09-19 13:09:35MEDAN, Waspada.co.id – Seluruh jajaran direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu) diharapkan serius menjalank

Wali Kota Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan Gigi dan 2019-09-19 11:37:56MEDAN, Waspada.co.id – Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin, membuka Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) 2019 di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas

ANTARA News - National

Awaiting people's participation in new capital city-related decision 2019-08-22 20:47:30The Indonesian Government's decision to relocate the country's capital city from Jakarta to East Kalimantan Province has triggered pros and cons in

Nunukan district head supports capital city relocation to 2019-08-22 12:52:58Nunukan District Head Asmin Laura Hafid has thrown her weight behind the central government's decision to move Indonesia's capital city from Jakarta

S Korean Ambassador to promote culture in five 2019-08-22 12:39:16South Korean Ambassador to Indonesia Kim Chang Beom  will promote his country's culture, tourism and traditional food in the five Indonesian cit

Indonesian capital likely to move to East Kalimantan 2019-08-22 12:27:19Agrarian Minister/National Land Agency Head Sofyan Djalil has signalled the Indonesian capital will move to East Kalimantan. "(It will move to) Ea

Community leaders in Biak reject racism against 2019-08-22 11:59:38Leaders of several ethnic community-based organisations in Biak Numfor District, Papua Province, have deplored the Surabaya incident, saying that they

Lombok to host Asia Pacific Geoparks Network Sympoum 2019-08-22 11:51:09The Sixth Asia Pacific Geoparks Network (APGN) Symposium will be organized in Geopark Rinjani, Lombok, West Nusa Tenggara )NTB) Province, from Aug 30

Papuan students stage peaceful rally in Bali against 2019-08-22 09:16:02A group of Papuan students in Denpasar, Bali Province, held a peaceful demonstration on Thursday to express their angst over the racist abuse of their

Refugees again rally in Medan asserting neglect by 2019-08-22 09:09:03Refugees from different nations again demonstrated in front of the United Nations Commissioner for Refugees (UNHCR) here, Thursday, demanding departur

BPPT, Korea concur on cooperation for development of 2019-08-22 09:01:26Indonesia's Agency for Technology Assessment and Application (BPPT) and Seoul-based Green Technology Center-Korea were on the same page over cooperat

Minister Djalil reveals East Kalimantan to be new 2019-08-22 05:56:03Minister of Agrarian Affairs and Spatial Planning/Head of the National Land Agency (BPN) Sofyan Djalil stated here on Thursday that the national capit

Ikmapal draws Jokowi's attention to Papuans' welfare, social 2019-08-22 05:53:17Association of Papuan Students in Lampung (Ikmapal) urged President Joko Widodo (Jokowi) to divert more focus on Papuans’ welfare and social jus

Jakarta to cease humanitarian assistance for refugees by 2019-08-22 04:10:30Speaker of the Jakarta provincial parliament Prasetio Edi Marsudi confirmed that the Jakarta administration will put a halt to its humanitarian aid fo


Disclaimer and Notice:WorldProNews.com is not responsible of these news or any information published on this website.