• Follow us

Indonesia

Kejaksaan Agung kembalikan berkas kasus pelanggaran HAM berat, bagaimana komitmen Presiden Jokowi?

Untuk kesekian kalinya, Kejaksaan Agung mengembalikan berkas-berkas kasus pelanggaran HAM berat ke Komnas HAM. Berlarut-larutnya penanganan kasus-kasus ini dipandang akan terus menjadi beban bagi pemerintah selanjutnya.

Berkas perkara yang dikembalikan adalah berkas peristiwa 1965-1966, peristiwa Talangsari, Lampung 1998, peristiwa penembakan misterius 1982-1985, peristiwa Trisakti, Semanggi I dan Semanggi II, peristiwa Kerusuhan Mei 1998, peristiwa Penghilangan Orang Secara Paksa 1997-1998, peristiwa Wasior dan Wamena.

Selain itu, tiga berkas pelanggaran HAM berat di Aceh juga dikembalikan, yakni peristiwa Simpang KAA 3 Mei 1999 di Provinsi Aceh, peristiwa Rumah Geudong dan Pos Sattis lainnya di Provinsi Aceh.

Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM, Amiruddin, mengungkapkan alasan dibalik pengembalian berkas tersebut.

"Alasannya sama dengan alasan sejak 2002," ujar Amiruddin ketika dihubungi BBC News Indonesia, Kamis (10/01).

"Kalau bahasa hukumnya, ada hal yang bersifat formil dan ada hal yang bersifat materiil hukum. Soal materil ini, Jaksa Agung meminta lebih," imbuhnya.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Mukri, menjelaskan berkas perkara itu tak memenuhi persyaratan formil dan materiil untuk kelengkapan berkas perkara, sehingga jika dipaksakan untuk dilanjutkan ke proses penyidikan penyidik- dalam hal ini Kejaksaan Agung - akan kesulitan mengumpulkan bukti-buktinya.

"Karena berkas perkara itu masih terlalu sumir untuk ditingkatkan ke penyidikan. Itu alasannya," tegas Mukri.

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Ifdhal Kasim, menuturkan untuk penyelesaian pelanggaran HAM, jika menempuh jalur pengadilan—seperti yang diajukan oleh Komnas HAM berdasar UU Nomor 26 Tahun 2000—memang harus memenuhi persyaratan materiil dan formil.

"Kalau berdasar hasil penyelidikan dia (Kejaksaan Agung) itu belum terpenuhi syarat-syarat materiil dan formilnya, dia mengembalikan dengan petunjuk-petunjuk apa yang harus dipenuhi oleh Komnas HAM," ujar Ifdhal.

Berkali-kali dikembalikan

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM, Jaksa Agung berwenang melakukan penyidikan dalam menindaklanjuti berkas penyelidikan Komnas HAM.

Sejak 2002 silam, Komnas HAM sudah menyerahkan sembilan berkas pelanggaran berat ke Kejaksaan Agung untuk ditindaklanjuti. Namun, sejak itu pula, berkas-berkas perkara tersebut mengalami proses bolak-balik dari Kejagung ke Komnas HAM dan sebaliknya.

Kesembilan kasus tersebut adalah: kasus peristiwa 1965/1966, peristiwa penembakan misterius (Petrus) 1982-1985, peristiwa penghilangan paksa aktivis 1997-1998, peristiwa Trisakti 1998, peristiwa Semanggi I 1998 dan peristiwa Semanggi II 1999.

Kemudian, kasus peristiwa Talangsari 1989, peristiwa kerusuhan Mei 1998 dan peristiwa Wasior Wamena 2000-2003 pula diserahkan ke Kejaksaan Agung.

Selain itu, Komnas HAM menyerahkan tiga berkas kasus pelanggaran berat HAM di Aceh untuk diproses lebih lanjut oleh Kejaksaan Agung, yakni kasus Jambu Kepok, kasus Simpang KKA dan dan kasus Rumah Geudong yang diserahkan pada 2017-2018.

Termutakhir, Kejaksaan Agung menyerahkan kembali sembilan berkas ke Komnas HAM untuk dilengkapi.

Namun, Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mengungkapkan secara substansi tidak ada kebaruan petunjuk yang disampaikan oleh Jaksa Agung. Sementara secara hukum acara, juga belum ada kemajuan yang signifikan terkait status berkas itu.

"Dari segi waktu, kurang lebih empat tahun, berkas dari tujuh kasus berada di Jaksa Agung dengan posisi substansi dan status hampir sama seperti petunjuk yang diterima pada 27 November 2018 lalu," ujar Damanik dalam konferensi pers, Kamis (10/01).

Komnas HAM menganggap Kejaksaan Agung tidak menjalankan komitmen penyelesaian HAM sebagaimana perintah Presiden Joko Widodo untuk penyelesaian pelanggaran HAM berat, sebagaimana disampaikan pada pertemuan dengan Komnas HAM pada 8 Juni 2018, dan dipertegas lagi dalam Pidato Kenegaraan pada Agustus silam.

Lantas, mengapa proses berkas ini terkesan stagnan?

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Mukri, menegaskan Kejaksaan Agung tetap konsisten untuk menuntaskan perkara-perkara ini "sepanjang berkas itu memenuhi memenuhi syarat formil dan materiilnya."

Musri mencontohkan, syarat materiil ini misalnya terkait jumlah korban dari pelanggaran HAM tertentu.

"Tapi ternyata [berkasnya] tidak bisa menunjukkan korban itu dengan kondisi seperti apa. Seperti visum yang menjelaskan bahwa memang orang itu dalam keadaan luka atau meninggal, jadi harus betul-betul di-cover dengan bukti yang konkret," ungkap Musri.

Dia melanjutkan, saat ini pihaknya sedang melakukan penelitian atas berkas yang dikembalikan oleh Komnas HAM sekitar dua minggu lalu, untuk kemudian diputuskan berkas itu akan lagi-lagi dikembalikan, atau ditindaklanjuti.

Bertele-telenya proses ini, menurutnya, tak menyusutkan niat Kejaksaan Agung untuk menuntaskan permasalahan penanggulangan HAM berat.

"Supaya tidak menjadi suatu permasalahan yang berlarut-larut dan tidak menjadi suatu warisan permasalahan untuk generasi seterusnya," tegas Mukri.

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Ifdhal Kasim, menganggap pengembalian berkas yang berulang ini merupakan "suatu hal yang biasa".

"Karena itu dimungkinkan dari sudut hukum acara dari pengadilan HAM itu, dimana penyidik dalam hal ini Kejaksaaan, apabila melihat dari hasil penelitian dia belum ada bukti-bukti konkret yang didapatkan, dia mengembalikan dengan petunjuk-petunjuk," jelas Ifdhal.

Membebani pemerintahan selanjutnya

Pengamat politik dari Universitas Indonesia, Aditya Perdana, memandang penyelesaian kasus HAM berat masa lalu yang tak kunjung rampung menunjukkan penanganan HAM "terkesan lambat" di era Jokowi.

Menurutnya, permasalahan ini juga akan terus menjadi beban bagi pemerintahan selanjutnya.

"Saya pikir itu masih persoalan serius, di beberapa pemilu presiden akan selalu diulang, selalu akan ditanyakan kembali," kata dia.

Maka dari itu, menurut Aditya, isu penyelesaian HAM berat ini sangat relevan dalam debat calon presiden yang akan dimulai pekan depan.

"Dari sisi itu memang perlu disampaikan capaian-capaian apa saja yang pernah dilakukan petahana dan akan mau dilakukan ke depannya," kata dia.

Apalagi, pesaingnya Prabowo Subianto pun sempat tersandung masalah HAM di masa lalu.

"Kalau melihat perkembangannya, saya sedikit pesimis juga. Karena Prabowo yang punya persoalan HAM di masa lalu dan juga menghadapi situasi yang sama, jangan-jangan beliau juga akan terbelit dalam persoalan-persoalan yang relatif sama." jelas Aditya.

Betapa pun, Komnas HAM bersikukuh kasus pelanggaran HAM yang berat harus diletakkan sebagai kepentingan bangsa dan negara, tidak hanya untuk keadilan korban namun untuk memastikan tidak berulang kembali peristiwa yang sejenis atau sama di kemudian hari.

Read More



Leave A Comment

More News

BBCIndonesia.com | Berita

Sawat Lenso, tarian Maluku simbol persahabatan Kristen dan 2019-01-18 10:30:52Tarian Sawat Lenso, perpaduan Tari Sawat dari kantung Muslim dan Tari Lenso dari wilayah Kristen di Maluku, adalah bukti seni dapat menjadi landasan m

Abu Bakar Ba'asyir: Bebas, 'tolak tanda tangan taat 2019-01-18 09:23:45Abu Bakar Ba'asyir, yang mendekam di penjara dalam kasus terorisme, direncanakan akan segera dibebaskan setelah persyaratan bebas bersyarat "diringa

Pamukkale, kota yang diselamatkan oleh media sosial 2019-01-18 07:34:42Berkat unggahan di instagram yang menyita perhatian banyak orang, sebuah kota kuno di Turki bangkit dari keterpurukan dan menyambut semua pengunjung d

Korupsi: Ongkos politik sangat mahal, pejabat 'terpaksa perdagangkan 2019-01-18 05:21:21Biaya mahal untuk menjadi pejabat publik atau anggota badan legislatif diklaim menjadi salah satu faktor utama mengapa pejabat pemerintah dan anggota

Wartawan BBC diadili dalam kasus penyebutan nama korban 2019-01-18 03:46:04Korban menyebut, kesaksiannya di persidangan pelecehan seks itu sudah merupakan peristiwa yang berat, dan "untuk kemudian mendengar nama saya disebut

Dua WNI bebas dari hukuman mati, bagaimana nasib 2019-01-18 01:57:51Siti Nurhidayah dan Mattari dipulangkan kepada keluarga mereka di Indonesia setelah dibebaskan dari hukuman mati di Malaysia. Mereka adalah dua dari l

Diet yang 'menyelamatkan' kehidupan, planet dan memberi makanan 2019-01-17 23:02:53Satu diet susunan makanan sedang dikembangkan yang diklaim akan selamatkan kehidupan, memberikan makanan kepada 10 miliar orang, tanpa menyebabkan ker

Cerita tim penyelam saat berhadapan dengan hiu putih 2019-01-17 21:20:21Sekelompok penyelam berhadapan dengan salah satu hiu putih terbesar di dunia dan dapat menceritakan pertemuan itu dalam keadaan hidup.

Pileg kalah pamor dari Pilpres 2019, efek samping 2019-01-17 20:41:39Pemilu serentak membuat para caleg bekerja ekstra, lebih banyak mengampanyekan capres yang didukung daripada program dan visi misi partai tempat merek

Jakarta dan empat kota lain di dunia yang 2019-01-17 19:58:29Kota-kota di dunia senantiasa menjadi pendorong ekonomi yang terus berkembang—jadi mana yang perubahannya paling signifikan pada 2019?

Pangeran Philip: Suami Ratu Elizabeth II terlibat kecelakaan 2019-01-17 19:04:25Pangeran Philip, suami Ratu Inggris Elizabeth II, terlibat dalam kecelakaan lalu lintas di sebuah kawasan, 160 kilometer sebelah utara London. Istana

Debat Pilpres 2019: Lima hal yang jadi perhatian 2019-01-17 17:20:17Debat antara dua pasangan kandidat capres-cawapres menjadi perhatian warganet. Situs Spredfast mencatat bahwa dalam lima jam, dari pukul 18.00 hingga

Republika Online RSS Feed

Ini Kritik Mourinho untuk MU? 2019-01-18 14:02:00REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Pelatih asal Portugal, Jose Mourinho, menyatakan, seorang pelatih atau manajer tidak lagi memiliki kekuatan yang cukup

PT Chandra Asri akan Bangun Hunian Sementara di 2019-01-18 14:00:00REPUBLIKA.CO.ID,  PANDEGLANG -- PT Chandra Asri siap membangun hunian sementara untuk korban bencana tsunami di pesisir Pandeglang. Warga yang ti

Hoaks dan Ujaran Kebencian Berdampak Psikologis 2019-01-18 13:58:46REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA  - - Hoaks dan ujaran kebencian yang marak beredar di media sosial tidak hanya bisa memprovokasi dan menimbulkan perpeca

Bupati Jayawijaya Tahan Gaji Guru di 12 Sekolah 2019-01-18 13:47:58REPUBLIKA.CO.ID, WAMENA  - Bupati Jayawijaya, Provinsi Papua John Richard Banua memerintahkan dinas pendidikan setempat menahan gaji guru-guru ya

Ma'ruf: Belum Pernah Ada Orang Tangerang Jadi Wapres 2019-01-18 13:36:30REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon wakil presiden Ma'ruf Amin meminta bantuan masyarakat Tangerang untuk memenangkan pasangan calon (paslon) nomor uru

Bayi Panda Merah yang Lahir di Taman Safari 2019-01-18 13:26:54REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR - Bayi Panda merah (Ailurus fulgens) yang lahir di Lembaga Konservasi Taman Safari Indonesia Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Bar

BRI Salurkan Bantuan kepada Suku Mausu Ane 2019-01-18 13:24:03REPUBLIKA.CO.ID, AMBON -- PT Bank Rakyat Indonesia  menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai wujud kepedulian terhadap S

Ma’ruf Mengaku Kerap Jadi Korban Hoaks 2019-01-18 13:22:00REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Calon Wakil Presiden nomor urut 01, KH Ma’ruf Amin meminta kepada masyarakat untuk tak menyebarkan hoaks. Ma&r

Bayi Meninggal karena Makan Nasi, Ini Komentar Kemenkes 2019-01-18 13:10:00REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memberikan tanggapan atas meninggalnya bayi berusia 4 bulan karena mengkonsumsi nasi utuh

Komnas HAM: Kedua Paslon Belum Pahami Konsep HAM 2019-01-18 13:07:00REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengapresiasi tema HAM dijadikan salah satu materi debat pertama Calon Presi

Penggawa Persib Lakukan Medical Check Up 2019-01-18 13:01:00REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Persib Bandung melakukan medical check up (MCU) di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Jumat (18/1). MCU dilaksan

Jepang dan Rusia akan Bahas Perjanjian Damai Kedua 2019-01-18 13:00:00REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO -- Perdana Menteri Jepang dijadwalkan mengunjungi Rusia awal pekan depan. Dia akan bertemu dan mendiskusikan sejumlah isu denga

NASIONAL

Libur Panjang Dimulai, Jalan Tol dan Rest Area 2018-12-22 05:07:06 Polres Karawang memberlakukan buka tutup rest area kilometer 57 tol Jakarta-Cikampek karena volume kendaraan yang masuk rest area tersebut padat.

Puncak Arus Liburan Natal 2018 Akhir Pekan ini 2018-12-22 02:31:09 Kepolisian memperkirakan jumlah kendaraan yang melintasi jalan tol Jakarta-Cikampek mencapai 100 ribu unit selama satu hari.

Lombok dan Palu Kembali Diguncang Gempa 2018-12-22 02:15:27 Di hari yang sama, Lombok diguncang gempa berkekuatan 4,5 Skala Richter, sementara Palu diguncang gempa 3,5 Skala Richter.

Hari Ibu Bukan Mothers Day, Tapi Peringatan Perjuangan 2018-12-22 01:20:35 Masih banyak yang perlu diperjuangkan para perempuan, seperti belum terlindungi dari kekerasan fisik dan psikis.

Truk Pertamina Terguling di Jalan Soekarno-Hatta 2018-12-22 00:16:00 Polsek Bandung Kidul masih melakukan penanganan terhadap truk Pertamina yang terguling di Jalan Soekarno-Hatta, dekat factory outlet Paberik Badjoe,

Memahami Pentingnya Pemeriksaan Medis 2018-12-21 22:55:56 Penyakit jantung sering dihubungkan dengan faktor stres dan modernisasi. Pola hidup sehat semakin jauh dari aktivitas masyarakat karena perubahan zam

Kutukan "Balkan" Menghantui Persib 2018-12-21 22:37:56 Pelatih asal negeri Balkan atau Eropa Tenggara selalu memiliki nasib buruk ketika menjadi nahkoda Maung Bandung.

Sri Mulyani: Penerimaan Negara dari Freeport Diupayakan Lebih 2018-12-21 22:20:00 Pemerintah menggunakan sistem pajak nail down atau persentase setiap komponen pajak bersifat tetap untuk menghitung penerimaan negara dari tambang PT

Jalan Regional Ring Road Bogor Ditutup 2018-12-21 21:53:49 Penutupan ini dilaksanakan terhitung mulai pukul 00.00 WIB Sabtu dini hari, sampai biaya ganti rugi lahan dibayarkan.

Film Indonesia dengan Jumlah Penonton Terbanyak Sepanjang 2018 2018-12-21 21:40:28 Tahun ini bioskop Indonesia diwarnai dengan berbagai film karya sineas Tanah Air. Genrenya pun beragam tapi 50 persennya didominasi oleh film horor.

Waspada Online

Ingin Semakin Mudah Menabung, Ini Solusinya 2019-01-18 11:57:06Waspada.co.id – Mendorong inovasi terbaru di industri layanan keuangan, keberadaan Financial Technology (Fintech) sepertinya menjadi solusinya m

Resep Ayam Shihlin, Kuliner Taiwan yang Renyahnya Menggoyang 2019-01-18 11:51:26Siapa yang tidak tahu ayam shihlin? Ayam berasal dari Taiwan yang berbalut dengan tepung terigu layakyanya fried chicken, disajikan diiris tipis-tipis

Coba Kabur, Pengedar Narkoba Punya Senpi Diterjang Timah 2019-01-18 11:19:18SERGAI, Waspada.co.id – Mustakim alias Takim (24) warga Dusun C, Desa Tanah Merah, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, diringkus Sa

Kapolres Belawan Ajak Warga Jaga Toleransi Umat Beragama 2019-01-18 11:12:32MEDAN, Waspada.co.id – Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Ikhwan, mengingatkan masyarakat akan pentingnya saling menjaga toleransi antar umat bera

Mobil Suami Ratu Elizabeth Kecelakaan, Usia 97 Tahun 2019-01-18 10:41:24LONDON, Waspada.co.id – Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Philip, yang merupakan suami dari Ratu Elizabeth II mengalami kecelakaan lalu lintas.

Gelapkan Kamera, Wartawan Gadungan Diserahkan ke Polisi 2019-01-18 10:32:50MEDAN, Waspada.co.id – Ridho Anjas Wibisono (23) warga Kabupaten Langkat, Jumat (18/1) diserahkan ke Sat Reskrim Polrestabes Medan, karena mengg

Dinas PU dan Dishub Siap Percepat Proses Pembangunan 2019-01-18 09:38:17MEDAN, Waspada.co.id – Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan, Khairul Syahnan, berjanji bahwa ia beserta jajarannya akan bekerja keras unt

Terlibat Mega Korupsi, Malaysia Sebut Goldman Sachs Tidak 2019-01-18 09:37:59MANCHESTER,Waspada.co.id – Pemerintah Malaysia tetap menuntut ganti rugi kepada bank investasi Goldman Sachs Group Inc., terkait dugaan keterlib

Ini Cara Produsen Minuman Manfaatkan Kemasan Produk Yang 2019-01-18 09:35:09Waspada.co.id – Sebagai dukungan gerakan Go Green, sebuah perusahaan minuman ringan mewujudkannya melalui perlombaan gapura hias di beberapa kot

Ramaikan Pasar Otomotif, Yuk Intip Wajah Baru Xenia 2019-01-18 09:33:50MEDAN, Waspada.co.id – Kebutuhan pasar otomotif yang cukup tinggi untuk menunjang gaya hidup, Daihatsu menargetkan bisa menjual sebanyak 170 uni

BPN Minta Capres Tak Bawa Contekan di Debat 2019-01-18 04:35:31JAKARTA, Waspada.co.id – Debat perdana Calon Presiden Pemilu Presiden 2019 rampung digelar, Kamis (17/1) malam. Terlepas kelebihan dan kekuranga

Panti Pijat “Esek-esek” Menjamur di Medan Denai 2019-01-18 03:40:08MEDAN, Waspada.co.id – Panti pijat esek-esek (modus prostitusi-red) menjamur di Kecamatan Medan Denai. Hal itupun membuat warga yang tinggal di

ANTARA News - Nasional

Ketua Umum PBNU ajak masyarakat Boyolali doakan Jokowi 2019-01-18 13:24:15Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj mengajak masyarakat Kabupaten Boyolali mendoakan Presiden Joko Widodo agar bisa me

Jonan tinjau langsung kondisi Gunung Merapi 2019-01-18 13:16:27Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan meninjau langsung kondisi Gunung Merapi di Yogyakarta. Jonan melihat langsung Gunung M

Angka pengangguran dikatakan turun jadi 5,3 persen 2019-01-18 12:18:23Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri mengatakan pada awal 2019 angka pengangguran di Indonesia tercatat mengalami penurunan menjadi 5,3 persen. "

Sejumlah wilayah Mojokerto dilanda banjir 2019-01-18 12:08:15Sejumlah wilayah yang ada di Kabupaten Mojokerto, dilaporkan dilanda banjir, seperti yang ada di Jedong, Ngoro, Jawa Timur, pada Jumat malam, sehingga

Penumpang dan awak KM Tiga Bersaudara selamat 2019-01-18 11:33:56Enam orang penumpang ditambah nakhoda serta enam kru Kapal Motor Tiga Bersaudara yang terombang-ambing di laut wilayah Maluku akibat mengalami patah k

Artis di pusaran bisnis pelacuran 2019-01-18 11:27:17Dalam dua pekan ini Indonesia dihebohkan oleh berita pengungkapan kasus pelacuran dalam jaringan (daring) yang diduga melibatkan satu artis ibu kota b

Negara pastikan lindungi pekerja migran Indonesia 2019-01-18 11:16:33Kementerian Ketenagakerjaaan (Kemnaker) memastikan negara hadir untuk melindungi pekerja migran Indonesia di luar negeri, kata Direktur Jenderal Pembi

Sejumlah 600 ribu lebih peserta PKH telah sejahtera 2019-01-18 11:08:02Sebanyak 612.789 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) telah sejahtera dan keluar dari kepesertaan program pada 2018. "Ha

Laporkan pelanggaran, Bawaslu ajak warga gunakan Gowaslu 2019-01-18 11:06:25Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, mengajak masyarakat memanfaatkan aplikasi Gowaslu dalam melaporkan pelanggaran pemilu. "J

KPU Banyumas serukan masyarakat tangkal hoaks 2019-01-18 10:51:09Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mengajak seluruh masyarakat di wilayah setempat untuk ikut berperan serta menangkal penye

Keluarga tersangka kematian pasien anak minta keadilan 2019-01-18 10:50:30Suryati, ibu dari inisial DA (23) yang menjadi tersangka dalam kasus meninggalnya pasien anak di Rumah Sakit Umum Cut Nyak Dhien Meulaboh, Kabupaten A

Gakkumdu: video Bupati Jember tidak penuhi unsur pelanggaran 2019-01-18 10:48:54Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu) memutuskan bahwa video dugaan kampanye terselubung Bupati Jember Faida yang beredar di media sosial yang me



Disclaimer and Notice:WorldProNews.com is not responsible of these news or any information published on this website.