Add to favourites
News Local and Global in your language
14th of December 2018

Indonesia



Mullah Manan, pemimpin Taliban di Afghanistan tewas dalam serangan udara AS

Salah seorang pucuk pimpinan Taliban di Afghanistan tewas dalam serangan udara yang dilancarkan oleh Amerika Serikat.

Mullah Abdul Manan menjadi komandan militer Taliban di Afghanistan selatan dan memimpin pemerintah bayangan di Provinsi Helmand.

Dia tewas di distrik Nawzad di Helmand pada Sabtu malam, kata seorang pejabat provinsi.

Taliban mengatakan kematian Mullah Manan merupakan "kerugian besar", tetapi itu tidak akan menghalangi upaya mereka kembali berkuasa di Afghanistan.

Tetapi juru bicara Kementerian dalam negeri Afghanistan, Najib Danish mengatakan kepada Kantor berita AFP bahwa kematiannya merupakan pukulan besar bagi Taliban dan akan "menurunkan moral" para pejuangnya di Afghanistan selatan.

Provinsi Helmand merupakan lokasi penempatan pasukan Inggris selama delapan tahun sebelum pasukannya ditarik pada 2014.

Sebagian besar wilayah provinsi itu saat ini kembali di bawah kendali Taliban.

Media playback tidak ada di perangkat Anda

Penelitian BBC awal tahun ini mengungkapkan gerilyawan Taliban menguasai lebih banyak kawasan di negara itu semenjak 2014.

Diperkirakan ada sekitar 15 juta orang - separuh penduduk Afghanistan - yang hidup di wilayah yang dikuasai Taliban atau di mana para pejuangnya memperlihatkan diri secara terbuka dan secara teratur melakukan serangan.

Namun demikian, ada upaya intensif membujuk Taliban agar bersedia memulai pembicaraan damai untuk mengakhiri pertempuran.

Upaya ini sudah dimulai dengan pengiriman delegasi Taliban ke pertemuan di Rusia bulan lalu untuk membahas masalah ini, tetapi menolak untuk mengadakan pembicaraan langsung dengan pemerintah Afghanistan.

Siapakah Taliban?

Gerakan Islam garis keras yang menguasai Afghanistan pada 1996 setelah perang saudara di wilayah itu menyusul perang antara Uni Soviet-AfghanistanMereka menguasai Afghanistan sampai mereka digulingkan oleh invasi militer pimpinan AS lima tahun kemudianSelama berkuasa, mereka menerapkan hukum Syariah secara brutal, seperti hukuman mati atau hukuman potong tangah secara terbuka di hadapan publik, serta melarang perempuan beraktivitas pada kehidupan publik. Para prianya harus menumbuhkan janggut dan kaum perempuannya diwajibkan mengenakan burka yang menutupi seluruh tubuhnya. Acara televisi, musik dan film dilarang. Mereka melindungi para pemimpin al-Qaeda, termasuk tokoh utama serangan 9/11 di New York, Osama Bin Laden.Read More




Leave A Comment

More News

BBCIndonesia.com | Berita

Republika Online RSS Feed

NASIONAL

Waspada Online

ANTARA News - Nasional

Indonesia News

Disclaimer and Notice:WorldProNews.com is not the owner of these news or any information published on this site.