Add to favourites
News Local and Global in your language
20th of June 2018

Internasional



Bintang NBA Menangis Saksikan Sahabatnya Kim Jong-un Temui Trump

SINGAPURA, (PR).- Mantan pebasket ternama dunia Dennis Rodman  mengaku sangat bahagia atas pertemuan Kim Jong-un dengan Presiden AS Donald Trump. Bintang NBA itu merupakan sahabat Kim Jong-un.

Dilansir laman The Chicago Tribune dan CNN, Rodman menganggap dirinya berjasa dalam mempertemukan Kim dan Trump. Bahkan, Rodman sempat mengklaim bahwa dirinya sempat akan diundang Gedung Putih untuk menjadi tamu spesial dalam KTT bersejarah di Singapura tersebut.

Namun klaim ini telah dibantah otoritas Gedung Putih yang menegaskan bahwa pihaknya tak mengundang Rodman ke KTT di Singapura.

Kendati tak diundang, Rodman tetap nekad datang ke Singapura. Dia tiba semalam sebelum KTT digelar. Kehadiran Rodman di Singapura pun ikut meramaikan pemberitaan dunia soal KTT AS-Korut.

Rodman pun menjadi buruan media. Dalam salah satu wawancaranya dengan CNN, Rodman tampak tak kuat menahan tangis saat ditanya komentarnya terkait pertemuan Kim dan Trump.

"Dulu banyak orang merisak saya saat bertemu Kim pada 2014 lalu. Sampai-sampai saya tak mau ke luar rumah selama sebulan usai diundang Kim ke kediamannya. Saat itu saya sudah bilang bahwa suatu saat Kim akan bertemu Presiden AS, dan ini jadi kenyataan," ujarnya kepada CNN.

Mantan bintang NBA itu menangis saat berbincang dengan jurnalis CNN Chris Cuomo tentang ancaman kematian yang ditujukan kepadanya setelah mengunjungi Kim pada  2014 lalu.

“Ketika saya kembali ke rumah, saya mendapat begitu banyak ancaman pembunuhan,” Rodman, 57 tahun, menangis usai tiba di Singapura. “Ketika saya pulang, saya bahkan tidak bisa pulang. Saya harus bersembunyi selama 30 hari. Tapi aku terus menegakkan kepalaku. Saya tahu akan ada banyak hal akan berubah. ”

Jong-un tidak seseram pemberitaan media

Air mata pun terlihat mengalir di pipi mantan pemain Chicago Bulls saat mengungkapkan pengalamannya bertemu Kim kepada wartawan CNN di Singapura. Rodman saat itu tampak  mengenakan kacamata hitam besar dan topi "Make America Great Again".

"Saya percaya Korea Utara," kata bintang NBA itu.

Rodman sejak 2014 telah mengunjungi Korut beberapa kali atas undangan Kim yang merupakan penggemarnya. Kedekatan Rodman dan Kim inilah mebuat dia mudah mendapat akses ke Korut.

Dilansir CNN, saat banyak orang asing tak punya akses masuk ke negeri Stalinis itu, Rodman dengan mudah mendapatkan ijin. Bahkan, dia kembali berkunjung ke negeri itu untuk kali ketiga dalam sembilan  bulan terakhir. Menurut Rodman, sosok Jong-un tak seseram yang digambarkan media selama ini.

"Saya tak mau berkomentar soal politik. Keberadaan saya di sini untuk melatih tim basket Korut. Saya akan tunjukkan kepada dunia kalau olah raga bisa mengalahkan segalanya," ujar Rodman yang mengklaim aksinya di Korut adalah bagian dari diplomasi bola basket itu.***

Read More




Leave A Comment

More News

Kontan Online

LUAR NEGERI

International | Jakarta

China Post Online -

WorldPost - The Huffington

World – The Daily Caller

Reuters: World News

Disclaimer and Notice:WorldProNews.com is not the owner of these news or any information published on this site.