Add to favourites
News Local and Global in your language
21st of September 2018

Internasional



Donald Trump Kembali Curigai Aktivitas Google, Facebook, dan Twitter

NEW YORK, (PR).- Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mencurigai Twitter, Facebook dan Google. Ia berpendapat perusahaan teknologi tersebut berusaha membungkam orang-orang.

Seperti dilaporkan Reuters, dilansir Antara, Trump saat berbicara kepada media di Gedung Putih menuduh aktivitas perusahaan tersebut mungkin ilegal. Namun Trumo tidak menjelaskan bukti.

Dia belakangan mencuitkan bahwa Google selama bertahun-tahun menampilkan pidato kenegaraan tahunan State of the Union saat masa Barack Obama, namun, berhenti sejak dia menjabat.

Dia juga menyertakan tangkapan layar laman home Google dan mencantumkan tagar #StopTheBias.

Perwakilan Google menyatakan mereka menampilkan siaran langsung State of The Union Presiden Trump di laman muka google.com pada 30 Januari lalu. Google tidak menampilkan pidato perdana presiden di Kongres AS karena secara teknis bukan pidato State of the Union.

Trump, saat berpidato di Gedung Putih, mengatakan Google, Facebook dan Twitter memperlakukan konservatif dan Republik secara tidak adil.

"Saya rasa ini masalah yang sangat serius karena mereka benar-benar berusaha membungkam sebagian besar negeri ini, dan orang-orang tidak mau dibungkam. Ini tidak benar. Ini tidak adil. Ini mungkin tidak sah, tapi, kita lihat nanti. Kami ingin keadilan," kata Trump.

Trump beberapa hari lalu menuduh Google melakukan manipulasi hasil pencarian (Search) karena hanya menampilkan berita buruk tentang dirinya dan menampilkan pemberitaaan dari media yang dia sebut mempromosikan berita palsu.***

Read More




Leave A Comment

More News

Kontan Online

LUAR NEGERI

International | Jakarta

China Post Online -

WorldPost - The Huffington

World – The Daily Caller

Reuters: World News

Disclaimer and Notice:WorldProNews.com is not the owner of these news or any information published on this site.