Add to favourites
News Local and Global in your language
25th of September 2017

Internasional



Misteri Lambang Kappa Sir John Cornforth

ADA banyak alasan mengapa Google memasang Sir John Cornforth sebagai doodle hari ini. Salah satunya adalah karena dia merupakan satu-satunya orang dari Australia yang menerima Nobel di bidang kimia. Dia mendapat penghargaan prestisius itu pada 1975.

Sir John Cornforth yang meninggal pada 8 Desember 2013 pada usia 96 tahun punya jasa luar biasa dalam bidang kimia yang sulit dipahami oleh orang awam. Dia dikenal dengan panggilan Kappa. Panggilan itu muncul bukan tanpa sebab. Mahalnya harga peralatan laboratorium adalah alasan mengapa dia disebut Kappa. 

Sir John Cornforth selalu mengukir simbol Kappa di sejumlah peralatan kerjanya yang terbuat dari kaca. Kappa adalah huruf ke-10 dalam alfabet Yunani. Simbol Kappa dalam bahasa Yunani klasik melambangkan fonem /k/.

Sir John Cornforth menyematkan simbol itu agar para siswanya tidak mencuri peralatannya yang mahal. Sungguh langkah yang efektif. Bukankah kita juga kerap menandai dan melakukan personalisasi terhadap barang-barang milik pribadi yang biasa dipinjam orang lain?

Jadi, jelas bahwa sang ilmuwan tidak ada kaitannya dengan Kappa, merek perlengkapan olah raga asal Italia yang punya lambang dua orang duduk berlawanan arah. Seperti diketahui, Kappa juga menjadi merek perlengkapan olah raga yang berdiri tahun 1916 in Turin, Italia. Produknya dipakai dalam berbagai jenis olah raga mulai dari sepak bola hingga tinju.

Penelitian apa yang dilakukan Sir John Cornforth?

Perang Dunia II pecah saat ia menyelesaikan sekolah doktoralnya. Penelitian yang dilakukannya adalah tentang penisilin yang dilakukan dengan koleganya, Sir Robert Robinson. Fokus penelitiannya adalah bagaimana ia memurnikan, mengkonsentrasikan, serta mengidentifikasi struktur molekulnya. Ia juga membantu menulis di jurnal "The Chemistry of Penicillin".

Setelah Perang Dunia II berakhir, Cornforth bergabung dengan Medical Research Council dan meneliti kolesterol. Dia memenangi hadiah Nobel dalam bidang kimia pada tahun 1975. Penelitian yang membawanya memenangi Nobel adalah tentang stereokimia reaksi enzim-katalis. Cornforth menyelidiki enzim yang mengkatalisis perubahan substrat dengan mengambil tempat atom hidrogen di dalam rantai dan cincin substrat. Cornforth juga memerinci biosintesis kolesterol.

Berikut adalah sebagian penghargaan yang didapatnya:

Corday-Morgan Medal (1949) Fellow of the Royal Society (1953) Davy Medal (1968) Nobel Prize in Chemistry (1975) Australian of the Year (1975) Royal Medal (1976) Knight of the British Empire.*** Read More




Leave A Comment

More News

Kontan Online

LUAR NEGERI

International | Jakarta

ANTARA News - Internasional

China Post Online -

World – The Daily Caller

Reuters: World News

Disclaimer and Notice:WorldProNews.com is not the owner of these news or any information published on this site.