Add to favourites
News Local and Global in your language
22nd of April 2018

Ekonomi



Indeks Pembangunan Manusia Jateng Capai 70,52 | Semarang Bisnis.com

Bisnis.com, SEMARANG - Kualitas Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jawa Tengah tahun 2017 mengalami kemajuan dari status "sedang" menjadi "tinggi". Hal itu terlihat dari IPM pada tahun 2017 yang mencapai 70,52 dibandingkan 2016 yang hanya 69,98.

Kepala Bidang Statistik Neraca Wilayah dan Analisis BPS Jateng, Samiran mengatakan,

BACA JUGA :

pada tahun 2017, IPM Jawa Tengah tumbuh sebesar 0,77%, lebih tinggi dari pertumbuhan yang terjadi pada tahun sebelumnya yang besarnya 0,71%.

"lni menjadi indikasi bahwa capaian pembangunan manusia pada tahun 2017 relatif lebih baik meskipun pertumbuhan tersebut masih di bawah nasional yang tumbuh 0,90%. Secara peringkat, IPM Jawa Tengah masih bertengger pada posisi 13 di antara provinsi se Indonesia," kata Samiran, Senin (16/4/2018).

Dijelaskan Samiran, saat ini Kota Semarang masih menjadi daerah dengan IPM tertinggi yaitu 82,01, sedangkan Brebes menjadi yang terendah dengan IPM 64,86.

Dikatakannya, meskipun IPM Brebes terendah, dari sisi pertumbuhan merupakan yang tercepat ketiga setelah Pati dan Batang.

"IPM Brebes tahun 2017 mengalami pertumbuhan mencapai 1,38%. Dan ini jadi yang tercepat nomor tiga setelah Pati dan Batang," ujarnya.

Dia melanjutkan, dari kualitas pembangunan manusia di tiga kota tergolong Sangat Tinggi yaitu Surakarta, Salatiga dan Semarang dengan IPM diatas 80. Sedangkan ada 16 kota dengan kualitas pembangunan manusia Tinggi dan 16 kab/kota lainnya tergolong Sedang.

Sementara, dari segi Usia Harapan Hidup tertinggi dicapai oleh Sukoharjo yaitu 77,49 tahun dan yang terendah adalah kabupaten Brebes yaitu 68,61. Serta rata-rata lama sekolah tertinggi dimiliki Kota Semarang 10,50 tahun dan terendah Brebes 6,18 tahun. Sedangkan harapan lama sekolah tertinggi Kota Semarang 15,20 tahun dan terendah Banjarnegara 11,41 tahun.

Editor: Rustam Agus

Read More




Leave A Comment

More News

Kontan Online

Bisnis.com

EKONOMI

Disclaimer and Notice:WorldProNews.com is not the owner of these news or any information published on this site.