Add to favourites
News Local and Global in your language
21st of May 2018

Ekonomi



Fasilitas Seperti Apartemen, Masyarakat Didorong Tinggal di Rusunawa

Ilustrasi rumah susun sederhana sewa (rusunawa). - Antara/Vitalis Yogi Trisna

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengajak masyarakat untuk menempati rumah susun sewa (rusunawa).

Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid mengatakan ada banyak rusunawa yang telah dibangun di sejumlah kota besar.

Fasilitas di rusunawa telah dilengkapi furnitur serta saluran air bersih dan listrik yang baik diharapkan membuat masyarakat bisa tinggal dengan nyaman dan layak huni.

"Rusunawa yang dibangun oleh Kementerian PUPR saat ini kualitasnya sudah seperti apartemen. Kami harap masyarakat bisa menghuni rusunawa yang kami bangun karena fasilitasnya sudah lengkap," ujar Khalawi melalui siaran pers pada Rabu (16/5/2018)

Kementerian PUPR melakukan groundbreaking rusunawa untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Magelang, Jawa Tengah, pada Rabu (16/5/2018) yang dihadiri Komisi V DPR RI Sudjadi; Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito; Direktur Rusun Kementerian PUPR Kuswardono; serta puluhan camat dari Kota Magelang, Kabupaten Magelang, dan Kabupaten Temanggung.

Selain melakukan groundbreaking rusunawa, Khalawi juga melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah khusus di Kota Magelang dan menyerahkan secara simbolis Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) kepada para camat di Magelang dan Temanggung.

Khalawi menambahkan pihaknya menjamin kualitas bangunan rusunawa menjadi hal utama. Adapun kualitas bangunan mulai dari perencanaan hingga proses finishing serta kelengkapan dilaksanakan dengan baik.

"Kualitas rusunawa yang dibangun pada era pemerintahan Presiden Joko Widodo sangat baik dan fasilitasnya sudah seperti di apartemen. Saya harap masyarakat jangan malu untuk tinggal di rusunawa. Fasilitasnya sekarang sudah lengkap dan nyaman," ujarnya.

Rusunawa yang dibangun Kementerian PUPR, kata Khalawi, sudah dilengkapi meubelair seperti tempat tidur, lemari pakaian, meja dan kursi tamu, dapur. Masyarakat tinggal masuk dan tinggal di rusunawa.

"Biaya sewa untuk tinggal di rusunawa juga murah dan terjangkau. Pembangunan rusunawa juga merupakan upaya percepatan pemerintah untuk menyediakan rumah dan mengurangi backlog perumahan," ujar Khalawi.

Tahun ini Kementerian PUPR akan membangun sekitar 310 menara rusunawa dengan jumlah unit sekitar 15.000.

Tipe rusunawa yang dibangun ada dua yakni tipe 36 untuk rusun keluarga dan tipe 24 untuk rusun lajang. Rusunawa tersebut diperuntukkan bukan hanya bagi MBR, tapi juga aparatur sipil negara (ASN), mahasiswa, serta para santri.

Rusunawa yang saat ini di-groundbreaking berlokasi di Kelurahan Wates dan dibangun satu tower empat lantai dengan jumlah hunian 58 unit. Lokasi pembangunannya berada di lahan milik Pemkot Magelang.

Kementerian PUPR telah membangun empat rusun di Kabupaten Magelang, lima rusun di Kabupaten Temanggung, dan tiga di Kota Magelang. Sebanyak 50 rusun juga akan dibangun di Desa Wates, Kacamatan Magelang Utara.

Sementara itu, anggota Komisi V DPR RI Soedjadi sangat mendukung pembangunan rusunawa yang dilaksanakan Kementerian PUPR bagi masyarakat di Kota Magelang. Adanya rusunawa diharapkan bisa menjadi alternatif hunian bagi masyarakat mengingat keterbatasan lahan di kawasan perkotaan.

"Pada era Presiden Joko Widodo ini masalah perumahan untuk masyarakat benar-benar diperhatikan. Selain Rusun, pemerintah juga memberikan bantuan Rumah Khusus dan Bedah Rumah bagi masyarakat kurang mampu," tuturnya.

Dia mengemukakan Presiden juga telah meresmikan beberapa rusunawa di Magelang. Pembangunan rumah bagi masyarakat juga dilaksanakan mulai dari daerah pinggiran sehingga lebih merata dan dirasakan manfaatnya.

Read More




Leave A Comment

More News

Kontan Online

Bisnis.com

EKONOMI

Disclaimer and Notice:WorldProNews.com is not the owner of these news or any information published on this site.