Add to favourites
News Local and Global in your language
17th of November 2018

Ekonomi



Binaartha Sekuritas: Waspadai Profit Taking, Saham Pilihan Ini Berpotensi Naik | market - Bisnis.com

Binaartha Sekuritas: Waspadai Profit Taking, Saham Pilihan Ini Berpotensi Naik Karyawan melintas di bawah layar monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (13/9/2018). - ANTARA/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA -  Binaartha Sekuritas memperkirakan indeks harga saham gabungan pada akhir pekan ini, Jumat, 14 September 2018 rawan terjadi aksi ambil untung yang bisa menahan laju indeks.

Analis Binaartha Sekuritas M. Nafan Aji Gusta Utama menjelaskan IHSG berhasil ditutup menguat signifikan 1,04% di level 5858.274 pada 13 September 2018.

Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada level 5840.336 hingga 5822.399. Sementara itu, resisten pertama maupun kedua memiliki range pada 5870.640 hingga 5883.006.

Berdasarkan indikator, MACD sudah berada di area negatif. Sementara itu, Stochastic dan RSI masih berada di area netral.

Di sisi lain, terlihat pola inside bar yang mengindikasikan adanya potensi aksi profit taking pada pergerakan indeks saham. Dengan demikian, indeks berpeluang menuju ke area support.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

*BBCA, Daily (24000) (RoE: 16.02%; PER: 25.53x; EPS: 936.14; PBV: 4.09x; Beta: 1.02):* Saat ini, pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish homing pigeon candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area 23750 – 24000, dengan target harga secara bertahap di level 24125, 24425 dan 25700. Support: 23750 & 23150.

*SCMA, Daily (1810) (RoE: 32.81%; PER: 15.95x; EPS: 115.68; PBV: 5.24x; Beta: 0.71):* Saat ini, pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 1760 – 1820, dengan target harga secara bertahap di level 1890, 1960 dan 2040. Support: 1760 & 1700.

*TBIG, Daily (5375) (RoE: 25.51%; PER: 29.87x; EPS: 179.10; PBV: 7.67x; Beta: 0.78):* Terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 5300 – 5400, dengan target harga secara bertahap di level 5450, 5625, 6050 dan 6500. Support: 5300 & 5200.

*TINS, Daily (720) (RoE: 5.48%; PER: 15.66x; EPS: 45.98; PBV: 0.86x; Beta: 0.40):* Saat ini, pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 710 – 725, dengan target harga secara bertahap di level 740 dan 770. Support: 700 & 680.

*TPIA, Daily (4820) (RoE: 12.86%; PER: 25.85x; EPS: 186.46; PBV: 3.33x; Beta: 0.66):* Terlihat pola bullish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 4690 – 4830, dengan target harga secara bertahap di level 4900, 5000 dan 5100. Support: 4600.

*WSKT, Daily (1730) (RoE: 21.56%; PER: 3.96x; EPS: 439.74; PBV: 0.85x; Beta: 2.08):* Saat ini, pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish homing pigeon candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 1700 - 1740, dengan target harga secara bertahap di level 1820, 1950 dan 2350. Support: 1600.

(Disclaimer on)

Read More




Leave A Comment

More News

Kontan Online

Bisnis.com

EKONOMI

ANTARA News - Ekonomi

Disclaimer and Notice:WorldProNews.com is not the owner of these news or any information published on this site.