Add to favourites
News Local and Global in your language
24th of April 2018

Ekonomi



Biaya Fase I Velodrome-Kelapa Gading Kemahalan, DPRD Bakal Bentuk Pansus LRT

Kereta LRT DKI - Feni Freycinetia

Bisnis.com, JAKARTA--DPRD DKI berencana membentuk panitia khusus terkait proyek kereta rel ringan, light rail transit/LRT, yang dilaksanakan oleh Pemprov DKI.

Rencana tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD DKI Fraksi Gerindra Mochammad Taufik saat menemani Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno di Balai Kota.

BACA JUGA :

"Memang ada beberapa kawan DPRD mengusulkan adanya pansus LRT. Kenapa? Karena kan mau dibangun fase II. Kami lihat di fase I, LRT yang dibangun PT Jakpro [Jakarta Propertindo] kemahalanan," katanya, Senin (16/4/2018).

Taufik mendapat laporan bahwa biaya pembangunan sarana dan prasarana LRT DKI Jakarta lebih mahal dibandingkan dengan LRT Jabodebek yang digarap PT Adhi Karya Tbk. dan LRT Palembang yang dibangun PT Waskita Karya Tbk.

Menurutnya, biaya pembangunan LRT Jakpro lebih dari Rp1 triliun untuk setiap kilometer. Sementara itu, LRT Jabodebek hanya berkisar Rp600 miliar.

"Saya kira perlu ada diskusi panjang karena Pemprov DKI akan memulai pembangunan fase II," jelasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan pemerintah akan mendorong badan usaha untuk melaksanakan proyek-proyek strategis. Salah satunya dengan menugaskan PT Jakpro.

"Nanti teman-teman Dewan akan dilibatkan untuk berdiskusi, bagaimana kita meminimalisasi beban anggaran dan masyarakat. Kami akan dorong agar ke depan prosesnya lebih terbuka," ungkapnya.

Seperti diketahui, proyek pembangunan LRT Jakarta Fase I oleh PT Jakpro (BUMD) terbentang sepanjang 5,8 kilometer dari Velodrome Rawamangun, Jakarta Timur hingga Kelapa Gading, Jakarta Utara. Pembangunan tersebut menggunakan dana APBD DKI sebesar Rp5,3 triliun.

Proyek ini ditargetkan selesai sebelum perhelatan Asian Games dimulai pada Agustus 2018. Kehadiran LRT Jakarta diharapkan juga dapat meningkatkan cakupan, kapasitas sistem pelayanan transportasi publik serta menggerakan perekonomian.

Read More




Leave A Comment

More News

Kontan Online

Bisnis.com

EKONOMI

Disclaimer and Notice:WorldProNews.com is not the owner of these news or any information published on this site.