Add to favourites
News Local and Global in your language
14th of December 2018

Ekonomi



GWM berlaku, OCBC NISP proyeksi LDR akhir tahun di 92% hingga 95%

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) resmi melonggarkan giro wajib minimum rata-rata dua minggu yang semula 2% menjadi 3%. Hal ini sesuai dengan peraturan anggota dewan gubernur BI (PADG) No.20/30/PADG/2018 tentang GWM bank umum dan bank syariah.

Kebijakan ini akan berlaku pada Sabtu (1/12). Relaksasi ini ditanggapi oleh berbagai bankir. Presiden Direktur PT Bank OCBC NISP Tbk Parwati Surjaudaja menilai relaksasi GWM ini tidak serta merta akan meningkatkan penyaluran kredit.

"Dampaknya barangkali akan lebih pada kegiatan pengelolaan likuiditas sehari-hari yang menjadi lebih flexible dalam mengatur cashflow. Proyeksi loan to deposit ratio (LDR) kami akhir dan tahun depan Bank OCBC NISP di kisaran 92% hingga 95%," ujar Parwati kepada Kontan.co.id, Jumat (30/11).

Salah tahu saja, Bank dengan sandi saham NISP ini mampu menyalurkan pertumbuhan kredit 16% yoy menjadi Rp 119,9 triliun dari periode yang sama tahun lalu Rp 103,34 triliun.

Sedangkan jumlah dana pihak ketiga (DPK) OCBC NISP sepanjang sembilan bulan pertama 2018 tercatat sebesar Rp 118,44 triliun. Nilai ini tumbuh 3% yoy dari Rp 114,75 triliun. Oleh sebab itu pada September 2018, LDR NISP berada di level 100,91%.

Reporter: Maizal Walfajri Editor: Yudho Winarto Reporter: Maizal Walfajri Editor: Yudho Winarto Video Pilihan Read More




Leave A Comment

More News

Kontan Online

Bisnis.com

EKONOMI

ANTARA News - Ekonomi

Disclaimer and Notice:WorldProNews.com is not the owner of these news or any information published on this site.