Add to favourites
News Local and Global in your language
19th of August 2018

Ekonomi



Pertumbuhan beban bunga BNI lebih rendah dari pendapatan bunga

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) membukukan pertumbuhan pendapatan bunga lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan beban bunga hingga semester I 2018.

Direktur Keuangan BNI Anggoro Eko Cahyo menuturkan, tercatat pada akhir Juni 2018 pendapatan bunga BNI tumbuh 13,3% menjadi Rp 26,15 triliun. Sementara beban bunga tumbuh lebih rendah sebesar 12,4% atau senilai Rp 8,7 triliun.

Pertumbuhan beban bunga BNI utamanya didorong bunga dana pihak ketiga (DPK). Asal tahu saja, pada paruh pertama 2018, DPK BNI meningkat 13,5% secara tahunan menjadi Rp 526,48 triliun dibanding setahun sebelumnya Rp 463,86 triliun.

Anggoro mengatakan, dari total DPK tersebut mayoritas beban bunga berasal dari pertumbuhan rekening giro yang naik 27,6%. "Pertumbuhan dana non konvensional (selain DPK) juga menyumbang beban bunga, ini untuk mendukung pertumbuhan aset produktif terutama kredit," katanya kepada Kontan.co.id, Selasa (24/7).

Ke depan, BNI akan tetap menjaga pertumbuhan beban dan pendapatan bunga guna menyeimbangkan pertumbuhan aset produktif dan liabilitas. Cara ini juga dilakukan BNI untuk mempertahankan posisi margin bunga bersih atau net interest margin (NIM) di level 5,4% sampai akhir tahun. Catatan saja, per Juni 2018, NIM BNI tercatat sebesar 5,4% atau turun dari periode sama tahun lalu yang mencapai 5,6%.

Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang Editor: Komarul Hidayat BANK [embedded content] Read More




Leave A Comment

More News

Kontan Online

Bisnis.com

EKONOMI

ANTARA News - Ekonomi

Disclaimer and Notice:WorldProNews.com is not the owner of these news or any information published on this site.