Add to favourites
News Local and Global in your language
21st of August 2018

Internasional



China tambah investasi 9 kali lebih besar di Eropa ketimbang Amerika

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Dalam enam bulan pertama tahun ini, China secara dramatis mengubah arah investasi asing langsungnya dari Amerika Utara ke Eropa. Mengutip Forbes, hasil riset yang didapat oleh firma hukum global Baker McKenzie menunjukkan bahwa nilai akuisisi dan merger baru oleh China di Eropa mencapai US$ 22 miliar pada pertengahan tahun ini.

Nilai tersebut sembilan kali lebih besar ketimbang nilai investasi di Amerika Utara yang nilainya hanya US$ 2,5 miliar. Selain itu, jika dikalkulasikan, nilai investasi China di Amerika Utara melorot dari sebelumnya US$ 24 miliar menjadi US$ 2 miliar dalam satu tahun terakhir. Itu artinya, penurunan nilai investasinya mencapai 92%.

Meskipun data untuk investasi yang sudah terselesaikan China di Eropa juga mengalami penurunan, namun jumlahnya masih jauh lebih tinggi dari Amerika Utara yakni US$ 12 miliar.

Perubahan arah investasi China ini diprediksi karena adanya perubahan kebijakan, baik dari Beijing maupun Washington, di mana kedua pemerintahan bersikeras ingin melindungi industri mereka atau menekan arus modal asing yang keluar.

Pemerintah AS juga berkontribusi dalam penurunan investasi China di negaranya. Kongres AS saat ini berada dalam tahap akhir pembahasan tentang penyeleksian investasi yang berkaitan dengan keamanan nasional. Kian meningkatnya perang dagang antara AS dan China juga mendorong Beijing untuk membuka hubungan yang lebih dekat dengan Eropa.

Presiden Komisi Uni Eropa Jean-Claude Juncker dan Presiden Dewan Eropa Donald Tusk beberapa waktu lalu telah menggelar pertemuan di China, yang menghasilkan sebuah kesepakatan di mana kedua belah pihak semakin menegaskan komitmen mereka terhadap sistem perdagangan multilateral.

Sumber : Forbes Editor: Barratut Taqiyyah Rafie CHINA [embedded content] Read More




Leave A Comment

More News

Kontan Online

LUAR NEGERI

International | Jakarta

China Post Online -

WorldPost - The Huffington

Reuters: World News

Disclaimer and Notice:WorldProNews.com is not the owner of these news or any information published on this site.