Add to favourites
News Local and Global in your language
21st of September 2017

Internasional



Perempuan miliarder pebisnis peranti lunak (1)

KONTAN.CO.ID - Lahir dari keluarga yang akrab dengan ilmu ekonomi, Thai Lee sejak kecil telah menunjukkan ketertarikannya di dunia bisnis. Ayah Lee adalah ekonom terkenal di Korea Selatan. Hal ini membuat wanita kelahiran Bangkok ini punya wawasan luas soal ekonomi. Bermodal pendidikan bisnis dan pengalaman kerja di perusahaan skala internasional, Lee mendirikan perusahaan perangkat lunak yakni SHI International Corp yang mengantarnya menjadi miliarder.

Bisnis teknologi banyak melahirkan miliarder baru. Thai Lee salah satunya. Lee menjadi miliarder berkat bisnis perangkat lunak yang ia jalankan melalui SHI International Corp.  

Forbes menghitung kekayaan bersih wanita kelahiran Bangkok, Thailand itu mencapai US$ 1,6 miliar per 11 September 2017. Didikan orangtuanya yang membuat Lee bisa menjadi seperti sekarang.

Sejak kecil, Lee memang sudah memiliki ketertarikan di dunia bisnis. Lee terlahir dalam keluarga terpandang yaitu ayah seorang ekonom terkenal di Korea Selatan.

Meskipun lahir di Bangkok, Lee tercatat sempat berpindah di tiga negara. Hal ini karena Lee mengikuti ayahnya yang saat ini ditunjuk Pemerintah Korea Selatan untuk mempromosikan potensi ekonomi negara ke negara lain.

Anak kedua dari tiga bersaudara ini menghabiskan masa anak di Korea Selatan. Lalu, beranjak remaja, wanita berumur 58 tahun ini dan kakaknya pindah ke Amerika Serikat (AS). Amerika membentuk sebagian dari karakter Lee. Dari SMA di Amherst, Massachusetts kemudian Lee melanjutkan kuliah di Amherst College.

Usai lulus dari SMA di Amherst, Massachusetts, Lee sadar kemampuan bahasanya pas-pasan. Sehingga ia sengaja memilih mata kuliah yang tidak terlalu banyak berbicara dalam bahasa Inggris.

Namun semangat belajarnya tetap tinggi, terbukti saat berada di bangku kuliah. Lee mengambil dua jurusan sekaligus yakni biologi dan ekonomi. Ia membuktikan berhasil meraih dua gelar sarjana di biologi dan ekonomi secara bersamaan di Amherst College. Setelah lulus kuliah, Lee kembali ke Korsel dan berkarier di perusahaan Daesung Industrial Co.

Keputusan kembali ke Korea selain menimba pengalaman di dunia korporasi juga sebagai bekal memulai bisnis. Merasa kurang akan ilmu bisnis, Lee kembali ke bangku kuliah dan mengambil bidang magister bisnis di Havard Bussiness School.

Read More




Leave A Comment

More News

Kontan Online

LUAR NEGERI

International | Jakarta

ANTARA News - Internasional

China Post Online -

Reuters: World News

Disclaimer and Notice:WorldProNews.com is not the owner of these news or any information published on this site.